Yuk Intip Bisnis Lapangan Futsal

Ketika berbicara mengenai investasi properti, seringkali kita salah dalam memutuskan tentang properti apa yang cocok untuk kita ambil. Secara sederhana, properti dibagi dalam 2 jenis yakni properti tanah dan properti bangunan. Ketika kita membeli tanah di suatu daerah maka kita harus tahu seperti apa pasaran harga tanah di sekitar sana. Jika ternyata pasarannya adalah 2 juta per meter untuk pinggir jalan sedangkan harga tanah yang akan kita beli sudah 2,5 juta maka kita perlu meninjau lagi seberapa worth it tanah tersebut ? Jika untuk investasi tentu sudah tidak menarik, namun jika untuk bisnis karena lokasinya yang oke maka harga tersebut masih bisa kita pertimbangkan.

Kemudian jika kita beralih ke investasi bangunan maka kita harus tahu satu per satu detailnya. Misalnya saja properti rumah, villa, hotel, kos-kosan dan sebagainya. Bangunan yang kita beli ini masih bagus gak kualitas bangunannya ? Sebanding tidak dengan harga yang dijual. Dan jika kita bangun sendiri maka lebih mendingan mana. Kalau sudah melakukan analisa yang jauh maka kita akan tahu seperti apa keputusan yang bisa kita ambil.

Nah, jika Anda tertarik untuk bisnis di sektor properti maka properti apa yang akan Anda bidik. Jika melihat bisnis kos-kosan, untuk Anda bisa mendapatkan 30 juta per bulan ini Anda butuh bangun 100 kamar jika misalnya per kamar kos kita sewakan 300 ribuan per bulan. Untuk membangun 100 kamar ini tentu biayanya sangat besar dalam membangun kos tersebut. Belum lagi beban biaya listrik bulanan yang tinggi karena pemanfaatan listrik per kamar yang diakumulasikan dengan 100 kamar kos yang menjadi besar. Hanya saja SDM untuk mengelola kos ini tidaklah sulit. Lokasi yang harus disediakan harus benar-benar di daerah kawasan pabrik atau kampus. Karena peminatnya adalah mereka yang merantau dan jauh dari tempat tinggal. Jika hanya di pemukiman saja tanpa kawasan yang sesuai kriteria tersebut maka amat susah cari penyewa.

Sebaliknya jika Anda melirik bisnis perhotelan ini maka Anda hanya butuh 5 kamar saja untuk bisa dapatkan 30 juta per bulan. Dengan asumsi 300 ribu per kamar dan tiap kamar laku 20 malam dalam satu bulannya. Biaya untuk listrik dan air tentu lebih hemat bisnis hotel. Hanya saja untuk bisnis hotel ini memerlukan kemampuan dan SDM khsusus yang ahli di bidang perhotelan. Selain itu, kita juga perlu jaringan yang bagus di pariwisata dan juga kemampuan marketing yang bagus pula untuk bisa mendatangkan tamu. Lokasi yang harus disediakan benar-benar kawasan pariwisata. Jika bukan kawasan tersebut, maka amat susah untuk mendatangkan tamu jika bukan karena tujuan berwisata.

Satu lagi yang menarik untuk kami bincangkan adalah bisnis lapangan futsal. Bisnis ini bisa dibangun di semua kawasan yang terpenting dekat dengan pemukiman atau bisa dijangkau oleh anak muda. Menariknya dari bisnis ini kita bisa dapatkan 30 juta hingga 50 juta perbulan dari 1 gedung lapangan futsal yang kita buat. Bisnis ini amat mudah dan banyak dicari oleh anak muda karena kebutuhan akan olahraga cukup tinggi.

Jika kita berminat, maka kita bisa pakai jasa kontraktor lapangan futsal yang ada di Indonesia. Jasa ini akan membantu kita dalam membangun secara konstruksi hingga ke pembuatan lapangan di dalamnya.

Bisnis lapangan futsal bisa disewakan dengan biaya per jam minimal 50 ribu hingga standarnya adalah 100 ribu per jam. Di beberapa kota besar seperti di Jabodetabek biasanya disewakan di atas 100 ribuan.