Ulasan ASUS ROG Phone 3: Handphone Gaming yang Tidak Ada Obat!

Jadi seorang gamer sekarang ini harus didukung dengan piranti yang kuat. Apa lagi, bila kalian pemain yang turun diranah bersaing. Ditambahkan, beberapa judul games memerlukan detail piranti yang oke agar jalan secara lancar tanpa lag.

Ulasan ASUS ROG Phone 3: Handphone Gaming yang Tidak Ada Obat!

Tidak bisa disangkal, penetratif handphone yang bawa slogan “gaming” termasuk banyak. Dari beberapa merek handphone, saya tertarik sama sebuah handphone garapan supplier asal dari Tiongkok, ASUS ROG Phone 3.

ASUS ROG Phone 3 sudah sah datang di pasar handphone Indonesia di akhir September 2020 lalu, mempunyai dua variasi RAM dan ROM dengan bandrol dimulai dari Rp10 juta-an.

Kenapa saya tertarik dengan piranti ini? Selain telah memakai chipset paling tinggi, Qualcomm Snapdragon 865 Plus, ASUS ROG Phone 3 bawa banyak feature gaming yang paling memberikan keuntungan untuk gamer mobile.

Harus dipahami, saya bukan type “penyembah chipset”, mentang-mentang memakai chipset paling tinggi, akan jadi handphone yang kuat. Dari beberapa handphone yang saya ulasan, sekarang ini cuman ROG Phone 3 yang betul-betul keluarkan semua kekuatan Snapdragon 865 Plus Elite Gaming.

Agar semakin selengkapnya, silakan baca ulasan ASUS ROG Phone 3 di bawah ini:

Walau dari segi design, ROG Phone 3 tetap sama secara mencolok dalam dua tahun akhir, hampir serupa dengan perintisnya. Pada angkatan pertama, mempunyai beberapa dialek oranye ceria dengan sirkulasi udara yang kelihatan. Dengan ROG Phone 3, ASUS pilih ruangan pendingin terbuka dengan garis tajam yang semakin sedikit.

Simbol ROG yang bisa berpijar, atau panggilan kekiniannya “RGB-RGB Klub”, masih ada di bagian body belakang. Ini ialah dasar seninya, di mana piranti gaming itu “perlu” mempunyai RGB.

Body piranti ini memakai susunan Gorilla Glass 6 sebagai perlindungan dengan kerangka aluminium di sejauh seginya. Build quality-nya menurut saya benar-benar kuat, walau termasuk lumayan berat, saya tidak mempedulikan hal itu. Karena handphone ini lebih pas untuk jadi handphone gaming, bukan daily-driver.

Untuk jadi daily-driver juga sebetulnya tidak jadi masalah, itu semua balik lagi ke pemakai. Apa kalian mampu kantongi handphone ini dalam kantong?

Berpindah ke sisi lain, ada modul camera berupa persegi yang berada di pojok atas kiri. Disampingnya ada modul LED untuk senter dan flash.

Simak juga: Asus ROG Phone 3 Edisi CrossFire Datang di China

Di bagian bawah, ada microphone dan port USB-C. Tidak ada lubang jack 3,5mm, tetapi tidak boleh cemas karena ASUS sudah sediakan konverter USB-c to jack 3,5mm dalam dus pemasaran.

Di samping kiri, kalian akan mendapati port USB-C socket double khusus dari sisi slots kartu SIM. Kalian bisa mencolokkan pengisi energi ke samping handphone untuk status maksimal dalam model lanscape, suatu hal yang saya sukai. Dan ada port untuk aksesori, yakni kipas pendingin AeroActive 3 yang dipasarkan terpisah.

Sisi atas handphone tidak mempunyai tombol atau port apa saja, tapi segi kanannya sedikit menarik. Walau kalian akan mendapati tombol power dan volume rocker, ada pula beberapa tombol ultrasonik yang disebutkan Air Triggers yang bisa dipakai sebagai tombol.

Sisi depan handphone sama menariknya dengan sisi belakang. Bukannya memakai penampilan takik atau lubang pada handphone ini, ASUS pilih bezel tipis, sama seperti yang kita saksikan di ROG Phone 2. Bezel ini memuat camera depan, LED pemberitahuan RGB, dan speaker depan yang disetel oleh Dirac, perusahaan audio yang berspesialisasi dalam revisi ruangan digital dan jalan keluar audio otomotif.

Speaker yang sudah dipertingkat ini memakai tujuh magnet untuk memberi respon bass yang lebih bagus. Saya pikir speaker ini benar-benar mengagumkan, pengalaman bermain games atau untuk dengarkan musik menjadi lebih kaya.

ASUS memperlengkapi handphone gaming ini dengan monitor yang mempunyai refresh rate 144 Hz dan touch sensing 270Hz. Saya mengakui, kecepatan tanggapan handphone ini betul-betul cepat. Apa saja judul jenis games yang kalian permainkan, semua akan jalan dengan benar-benar lancar.

ROG Phone 3 memakai Qualcomm Snapdragon 865 Plus, yang mempunyai pokok khusus CPU 3.1GHz. Ini menjadikan salah satunya handphone paling cepat yang mutlak di pasar sekarang ini, ditambah lagi dengan penyimpanan UFS 3.1 super cepat dan RAM GDDR5.

Variasi yang saya ulasan ini mempunyai komposisi RAM 8GB dan penyimpanan 128GB. Menurut saya, ini telah lebih dari cukup buat menjalanan beberapa game yang berat atau untuk simpan file besar. Apa lagi dipakai untuk multitasking, benar-benar tidak ada lag. Tetapi bila dirasakan kurang, kalian dapat pilih variasi paling tinggi yakni 16GB RAM dan 512GB ROM.

Pada pengetesan memakai Geekbench 5, Asus ROG Phone 3 kantongi score 1.016 untuk singgel core dan 3.394 untuk jalankan multi-core. Sementara untuk pengetesan memakai Antutu Benchmark, ROG Phone 3 memperoleh score 627.936.

Hasil pengetesan ROG Phone 3 ialah angka paling tinggi dari semua handphone Android, terhitung dibanding Poco F2 Pro. Perolehan itu mayoritas disebabkan karena kenaikan kecepatan clock 10% di pokok Prime CPU dari Snapdragon 865 Plus.

Sesudah senang menyaksikan hasil score yang tinggi, saat ini kita akan mengulas permasalahan pemakaian daya.

ROG Phone 3 diberi battery yang jumbo, 6000mAh. Apa yang telah ada dibenak kalian berkenaan battery itu? Apa sesuai realitas? Bahwasanya handphone ini akan bertahan lumayan lama. Jawabnya bergantung penggunaan.

Sebenarnya, sekarang ini sebagian besar handphone yang ada dipasaran diberi battery yang besar dan pengisian daya cepat. Tetapi semuanya balik lagi ke pemakainya. Bila dipakai untuk daily saja, ROG Phone 3 bisa bertahan sepanjang hari dengan frekwensi gaming sekitaran satu sampai dua jam. Lantas, bagaimana bila dibawa untuk bermain games secara “bar-bar”?

Kebenaran, saya ialah pemain PUBG Mobile yang turun diranah bersaing. ASUS ROG Phone 3 sanggup bertahan sampai 5 jam dengan X-mode tingkat 2 bila digas bermain PUBG Mobile. Apa sama sesuai harapan? Saya pikir iya. Kenapa? Karena handphone ini keluarkan semua kekuatannya supaya games jalan dengan mulus hingga mempertaruhkan pemakaian daya.

Tetapi saya pikir, bermain sampai 5 jam telah cukup buat penuhi kegiatan gaming. Di lain sisi, piranti ini datang dengan pengisian daya 30W. Yang bisa berisi penuh 51 % dalam 30 menit, dan 87 % pada sebuah jam.

Kalian tak perlu cemas bila memakainya untuk streaming langsung, karena ada feature “Bypass Charge” yang bisa kalian aktifkan lewat panel X-mode dalam games. Feature ini berperan untuk melanjutkan saluran listrik langsung ke elemen, tidak langsung ke battery. Hingga bisa perpanjang usia battery.

Yang penting dicatat di sini hanya udara panas. Ya, mesin yang mempunyai spesifikasi tinggi memang lumrah keluarkan udara panas yang berlebihan, tetapi tidak boleh cemas dengan performnya, karena selalu terlindungi. Atau, kalian dapat menambah aksesories AeroActive Cooler 3 untuk jaga temperatur CPU selalu terlindungi.

Saya berpikir, handphone yang pengabdiankan untuk gamer tak perlu bawa komposisi photografi yang oke. Tetapi kenyataannya, ASUS ROG Phone 3 bawa detail camera yang tidak main-main, mengagumkan.

Sensor khusus di ROG Phone 3 ialah 64MP Sony IMX686. Gambar dari sensor ini mempunyai warna yang baik dan capaian aktif yang bagus. Mereka memperlihatkan jumlah detil bayang-bayang yang pantas tanpa kelihatan sirna.

Mayoritas gambar menjaga sebagian besar detil sorotan, walau handphone sedikit kesusahan saat ada beberapa kontras dalam panorama. Untuk jaga detil, mekanisme memberikan highlight penampilan yang nyaris kabur, yang tidak selamanya jelek. Ada pula kedalaman sektor yang lumrah dalam photo.

Keseluruhannya, saya benar-benar berkesan dengan camera ini. Walau pada intinya, saya tidak terlau menginginkannya di handphone gaming.

Sensor pojok lebar mempunyai profile warna yang serupa dengan sensor khusus, yang nikmat disaksikan. Itu menjaga lumayan banyak detil sorotan dan bayang-bayang. Sensor ini condong kelihatan sedikit kotor dalam beberapa keadaan. Itu tidak bisa tampilkan gradien yang mulus di antara gambar dibanding dengan sensor khusus. Tetap, itu lebih bagus dari yang saya harap.

Camera selfie 24MP, dan tawarkan hasil selfie yang sangatlah baik. Warna dan ketajaman sangatlah baik, bahkan juga pada kondisi yang lebih redup.

ROG Phone 3 dapat record video 8K. Video dari sensor ini lumayan bagus, dengan dynamic kisaran yang baik. Handphone ini juga konstan saat merekam 8K ingat tidak ada stabilisasi piranti lunak di sini. Satu kali lagi, saya berkesan.

Program camera pada Asus ROG Phone 3 termasuk simpel, dengan penataan khusus bisa dijangkau lewat carousel pada bagian bawah. Masuk ke penataan dan kalian akan mendapati banyak pilihan yang nampaknya ditaruh secara random. Walau saya menghargakan Asus yang memberikan pemakai akses ke semua feature ini, alangkah baiknya kalau mereka ditata lebih intuitif.

Model X ialah profile khusus pada piranti yang tingkatkan performa dan menjaga kecepatan clock tinggi untuk pengalaman bermain games terbaik. Kalian bisa mengganti penataan Model X yang pas di program Asus Games Genie, di mana kalian dapat mengganti lampu latar RGB dari simbol ROG pada bagian belakang piranti, mengganti penataan kecepatan kipas, serta sesuaikan opsi Penyebab Udara.

Simak juga: Android 11 Beta Telah Ada untuk Asus Zenfone 6

Asus memberi tingkat kontrol yang “edan” atas tiap faktor piranti, bahkan juga memungkinkannya kalian untuk mengganti kecepatan clock tiap core. Kalian bisa memandang ini ibarat konsol BIOS pada PC, memberi kendalian dalam atas penataan.

Banyak orang akan baik saja memakai profile bawaan yang sudah diputuskan Asus untuk performa games. Untuk mereka yang menyukai mengutak-atik beberapa hal, benar-benar mengagumkan begitu banyak kontrol yang dijajakan Asus.

Ringkasan

Berdasar hasil ulasan ASUS ROG Phone 3, handphone ini memang sungguh “edan”, semua games mobile bisa disantap dengan mulus hingga pengalaman bermain games jadi lebih optimal. Selainnya perform, saya memperoleh kepuasan dengan hasil camera dan alat rekaman videonya. Harga yang dijajakan kelihatannya sesuai harapan.

 

Baca Juga: cara setting mouse logitech g300s

informasi selengkapnya kunjungi : konten teknologi modern mulai dari mobile, internet, komputer dan temukan hal-hal menarik lainnya di Internet