Dunia Bisnis

Uncategorized

Tips Membuat Feed Instagram Estetis, Menarik

Follower Instagram Anda belum terhitung bertambah? Atau engagement rate account Anda susah sekali meningkat? Bisa menjadi feed Instagram Anda adalah penyebab utamanya. Ingat, Instagram adalah platform visual, sehingga keberhasilan kampanye Anda dapat banyak terpengaruh oleh seberapa berhasil visual Anda menarik hati audiens.

Yuk pelajari dan pahami beberapa tips ampuh menyebabkan Feed Instagram estetis, menarik, keren, dan jauh dari kesan membosankan. Selamat membaca!

5 Tips Jitu Meningkatkan Tampilan Feed Instagram

Siap mendesain ulang penampilan feed Instagram Anda? Yuk simak beberapa tips berikut!

 

1.Pilih Skema Warna Terbaik

Warna adalah salah satu elemen terutama dari desain feed Instagram Anda. Bagi suatu Brand, warna dapat membantunya lebih mudah dikenali oleh audiens dan juga sanggup meningkatkan konversi sampai 85%.

Oleh dikarenakan itu, mulailah bersama menyebabkan skema warna sehingga seluruh feed terlihat harmoni satu sama lain. Untuk melakukannya, Anda sanggup mencoba beberapa perihal berikut:

Tentukan warna utama brand Anda, yang mana sanggup dipilih dari warna yang mendominasi logo Anda. Jika Anda terasa bingung dalam memilih primary color, Anda sanggup menggunakan branding color quiz dari Grasshopper untuk sadar opsi warna paling baik yang merepresentasikan brand Anda.

Buat palet warna dari feed yang telah Anda publikasikan. Untuk lebih memudahkan, Anda sanggup menggunakan color palette generators (seperti Canva, My Insta Palette, dan Colordot), kemudian memilih warna berdasarkan tulisan sebelumnya.

 

2.Tentukan Tema Pilihan Anda

Pertama, memilih tema yang sesuai bersama niche dan personalitas Anda. Nantinya, tema yang digunakan tidak hanya menciptakan mood dan kesan tersendiri kepada audiens, tapi terhitung dapat menjadi identitas brand Anda.

Kabar baiknya, tersedia banyak opsi tema yang sanggup Anda pilih. Beberapa diantaranya adalah:

Minimalist—salah satu pilihan paling baik bagi Anda fans tipe sederhana, minimalis, bersih, dan rapi. Untuk menerapkannya, perbanyak whitespace pada feed Anda sehingga mengimbuhkan efek menenangkan (contoh: @amandashadforth);Black plus White—ingin feed Instagram Anda terlihat lebih klasik dan berkelas? Tema hitam putih sanggup menjadi solusi.

Menariknya, black plus white adalah timeless design, sehingga tak dapat dianggap ketinggalan zaman sampai kapanpun (contoh: @jasonmpeterson);Vintage—feed Instagram Anda berfokus kepada konten vintage fashion atau vintage decor?

Jika iya, maka tema vintage adalah pilihan terbaik. Gaya ini mengedepankan kepada warm colors untuk mengimbuhkan kesan antik dan elegan (contoh: @rusticbones);Checkerboard—tema yang terhitung biasa disebut bersama tiles ini dapat menyebabkan feed Anda kelihatan layaknya checkerboard (atau papan permainan dam). Salah satu caranya adalah bersama memposting quotes di antara gambar/video (contoh: @rupikaur_);Horizontal Lines—sebagaimana namanya, tema ini menggunakan keputusan tiga baris horizontal Instagram untuk mempublikasikan tiga foto bersama warna maupun filter yang sama (contoh: @personaljournalapp).

 

3. Manfaatkan Filter yang Menawan

Filter terhitung merupakan bagian yang tak terpisahkan dari feed Instagram. Hebatnya, fitur ini tidak hanya sanggup menopang meningkatkan estetika desain feed Anda, tapi terhitung membuatnya terlihat kohesif dan konsisten.

Sebenarnya, aplikasi Instagram sendiri sediakan puluhan filter bawaan yang sanggup Anda menggunakan sesuka hati. Namun, Anda terhitung sanggup perhitungkan aplikasi editor foto Instagram yang membawa fitur fakhrurpedia.com kustomisasi yang benar-benar lengkap.

Beberapa opsi aplikasi paling baik diantaranya yakni:

VSCO—aplikasi ini tidak hanya sediakan koleksi filter yang melimpah, tapi terhitung membebaskan Anda untuk menyebabkan filter sendiri, kemudian menyimpannya sehingga sanggup digunakan untuk konten selanjutnya.
Foodie—feed Anda berfokus pada dunia kuliner? Maka Foodie adalah apa yang Anda butuhkan. Selain ditambah bersama puluhan filter, Foodie terhitung menawarkan fitur smart guide untuk menopang Anda meraih angles dan pencahayaan yang optimal.

Snapseed—mempunyai lebih kurang 29 filters dan tools untuk meningkatkan penampilan feed Instagram Anda dalam selagi singkat. Sebagaimana VSCO, Snapseed terhitung memiliki fitur custom filter yang sanggup disimpan dan diaplikasikan untuk proyek selanjutnya.
A Color Story—membawa ratusan filters dan effects untuk mendesain feed yang bergaya dan berkelas. Tak ketinggalan, A Color Story terhitung dibekali bersama fitur IG planning dan custom filter untuk merawat ketekunan feed Anda.

4. Pertahankan Konsistensi Gaya Border Anda

Tak kalah pentingnya, Anda terhitung perlu memilih tipe border yang sesuai bersama style konten Anda. Yang menarik, border dapat menyebabkan white space atau area kosong antara feed Anda, sehingga membuatnya terlihat lebih rapi dan indah.

Dan bagi Anda yang mengunggah konten bersama banyak warna, border terhitung sanggup menopang menjaga keseimbangan feed Anda.

Yang pasti, kalau opsi border telah ditentukan, menggunakan opsi berikut secara terus-menerus sehingga estetika feed Anda selamanya terjaga bersama baik. Sebagai inspirasi, Anda sanggup menyaksikan bagaimana account @auroradesign menggunakan border dalam feed-nya.

 

5. Perhatikan Font dan Tipografi yang Digunakan

Anda punya niat mencampurkan tipografi bersama gambar, objek, atau grafis dalam satu feed? Atau Anda mendambakan menampilkan banyak quotes di grid Instagram Anda? Jika iya, maka Anda terhitung perlu memperhatikan opsi font yang dipilih.

Pada dasarnya, tersedia empat kategori font yang perlu dipahami, yaitu:

Serif—mempunyai penampilan klasik dan banyak digunakan untuk mengimbuhkan kesan elegan, terpercaya, dan mapan.
Sans-Serif—hadir bersama garis yang sederhana dan bersih, sehingga sesuai digunakan untuk tipe modern. Selain itu, Sans-serif terhitung terkesan lebih kasual, informal, dan bersahabat.

Script—memiliki bentuk layaknya kaligrafi atau tulisan tangan. Script kebanyakan digunakan sejalan bersama dua kategori pada mulanya dan menyebabkan desain Anda terlihat lebih menarik dan menyenangkan.
Decorative—terlihat lebih eksentrik dan berseni, tapi cenderung susah dibaca. Oleh dikarenakan itu, benar-benar disarankan untuk meminimalisir penggunaan kategori font ini. Selain itu, menjauhkan terhitung menggunakan tipe decorative untuk tulisan berukuran kecil (di bawah 32 points) dan dalam huruf kapital (uppercase).