Dunia Bisnis

sport

Setelah Vaksin,  Skuad Persib Bandung Siap Tempur di Piala Menpora 2021

Liga 1 2020 Ditunda hingga Tahun Depan, Persib Bandung Kumpulkan Para Pemain

Pada Jumat (19/2/2021), Skuad Persib Maung Bandung menjalani vaksin COVID-19 di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, untuk persiapan mengarungi turnamen pramusim klasemen Piala indonesia Menpora 2021. 

Umuh Muhtar, selaku Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), mengatakan pelaksanaan vaksin ini dilakukan guna menjaga diri sekaligus melaksanakan anjuran pemerintah untuk di kesehatan di tengah merebaknya pandemi COVID-19 yang hingga saat ini belum mereda. 

“Kalau sudah di vaksin mudah-mudahan kebal. Semua harus mematuhi dan harus punya keinginan sehat. Jadi harus menjaga situasi seperti ini kalau sudah vaksin mau pergi ke mana pun aman, karena ada surat bukti telah di vaksin,” ujar Umuh seperti yang dilansir dari berita timnas indonesia

Ia juga mengaku, terasa ada sakit dan pegal setelah disuntik. Namun, sejauh ini tidak ada masalah yang mengkhawatirkan, hanya terasa pegal saja pasca divaksin.

“Tidak ada keluhan, cuma pegal saja, tapi sudah hilang, mudah-mudahan tidak ada apa-apa,” tambah Umuh. 

Selain itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat Bandung dan Jawa Barat supaya mau divaksin, apalagi MUI sudah menyatakan bahwa vaksin ini halal dan aman. 

“Setelah divaksin ada ketenangan tersendiri, kalau belum vaksin pasti waswas, Insya Allah tidak ada efek samping apa-apa, hanya untuk mengebalkan jadi tidak gampang terserang (virus),” ungkap Umuh. 

Di sisi lain, Umuh Muhtar juga meminta kepada para bobotoh Persib dan suporter lain yang kebetulan bermain di Bandung untuk tidak memaksakan datang ke stadion demi kesuksesan turnamen Piala Menpora hingga berlanjut ke Liga 1 2021.

“Saya sudah umumkan, Insya Allah, semua bobotoh akan mengerti bahwa ini kan regulasi dari PSSI dan Menpora tidak boleh ada penonton ada di lapangan. Kemudian tidak boleh ada nobar, apalagi kalau ada pendukungnya datang buat apa karena memang tidak boleh,” kata Umuh Muhtar. 

Jika sampai memaksakan datang ke stadion, kemungkinan tuan rumah akan terkena sanksi, lanjut Umuh.

“Kami pun dari manajemen sudah tanda tangan kesepakatan menjamin tidak ada bobotoh yang datang ke stadion,” ungkap Umuh.