Dunia Bisnis

Others

5 Fakta Sejarah Sepak Bola Yang Mengejutkan

Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang paling banyak digemari oleh masyarakat di dunia dan Indonesia. Saat pertandingan, biasanya cabang olahraga ini memiliki banyak penonton. Namun, satu hal yang tidak boleh dilewatkan adalah sejarah sepak bola.

Nah, sebelum kita membahas tentang sejarah sepak bola, ada baiknya kita simak dulu pengertian dan hakekat dari sepakbola.

Sepak bola terdiri dari kata “sepak” yang berarti menendang dengan kaki dan “bola” yang merupakan satu alat permainan berbentuk bulat terbuat dari bahan karet atau kulit.

Jadi, sepak bola berarti suatu olahraga yang diaplikasikan dengan cara menendang bola melalui kaki dan digiring bebas untuk memasukkannya ke dalam gawang lawan. Permainan sepak bola dilakukan oleh dua tim yang saling berlawanan.

Nah, ada beberapa catatan sejarah yang mendasari karakteristik permainan sepak bola dan alasan mengapa sepak bola begitu popular.

Sejarah sepak bola dibagi dua, yaitu sejarah sepak bola internasional dan sejarah sepak bola Indonesia. Kita simak dulu, yuk!

Sejarah Sepak Bola Internasional

Sejarah sepak bola bermula dari luar Indonesia. Seperti yang dikutip dari combinesia, Permainan sepak bola telah mengalami perkembangan hingga karakteristik permainan sepak bola menjadi seperti sekarang ini. Sejarah sepak bola internasional terbagi dua, yaitu sejarah sepak bola kuno dan modern.

1. Sejarah sepak bola kuno

Pertama kali di dunia, sepak bola berasal dari China, pada masa Dinasti Han. Saat itu, sepak bola menggunakan bola kulit dan gawang berjaring kecil serta bernama “Tsu Chu”.

Permainan seperti ini juga ditemukan di Jepang dengan nama “Kemari”. Olahraga yang sama juga ditemukan di Inggris, Romawi, Amerika Utara, dan Mesir.

2. Sejarah sepak bola modern

Organisasi sepak bola yang berpusat di Football Association Freemason’s Tavern, London, Inggris menetapkan peraturan tunggal sepak bola yang diikuti berbagai asosiasi dari Wales, Skotlandia, dan Irlandia.

Asosiasi tersebut kemudian mendirikan International Football Association Board untuk mengatur regulasi permainan. Sepak bola semakin berkembang hingga didirikan Federation Internasional de Football Association di Paris, Perancis tanggal 21 Mei 1904.

Sejarah Sepak Bola Indonesia

Masuknya sepak bola ke Indonesia tak lepas dari kegiatan perdagangan serta penjajahan bangsa lain. Sepak bola masuk ke Indonesia karena diperkenalkan oleh China yang tidak mau kalah dengan bangsa Eropa. Hal ini terbukti dengan perkumpulan yang berdiri, seperti UMS Jakarta.

Pada tanggal 19 April 1930, Indonesia mendirikan organisasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia di Yogyakarta untuk menaungi seluruh tim sepak bola di Indonesia. Sepak bola di Indonesia mengalami perkembangan pesat hingga masuk ke Piala Dunia pada tahun 1938.

Di balik berdirinya PSSI, ada seorang tokoh yang berperan penting, yaitu Soeratin Sosrosoegondo. Dalam tahap perkembangannya, PSSI juga telah memperluas kompetisi sepak bola negeri dengan membentuk beberapa perkumpulan sepak bola Liga Super Indonesia.

PSSI juga membentuk klub untuk sepak bola wanita dan untuk umur tertentu seperti U-15, U-17, U-19, U-21, dan U-23. Hingga kini, sepak bola terus memunculkan berbagai klub di Indonesia.

Posisi Pemain

Sepak bola merupakan cabang olahraga yang dimainkan oleh beberapa pemain yang terbagi dalam dua regu. Dua kelompok ini akan melawan satu dengan yang lain untuk memperebutkan kemenangan.

Nah, di setiap pemain dalam satu kelompok pastinya memiliki peran masing-masing. Ini ulasan lengkap mengenai posisi pemain sepak bola:

1. Penjaga gawang (goal keeper)

Kiper atau penjaga gawang merupakan pemain yang berada di lapisan pertahanan terakhir dalam sebuah tim. Hal ini berarti bahwa kiper juga merupakan orang pertama dalam suatu serangan.

Ciri yang paling khas dari kiper adalah sarung tangan dan kostum yang berbeda dari pemain lainnya. Selain itu, kiper juga memiliki keuntungan lain yaitu diperbolehkan menyentuh bola dengan tangan khusus di area penaltinya.

Beberapa tugas dari seorang kiper adalah mencegah terjadinya gol tim lawan, menjaga bola dari area berbahaya, mengarahkan pertahanan pemain belakang, dan memutuskan untuk menendang atau membuang bola setelah mencegah gol dari tim lawan.

Oleh karena itu, tidak heran apabila seorang kiper diharuskan memiliki insting yang kuat, refleks yang sempurna, dan juga kecepatan dan kelincahan yang tinggi.

2. Penyerang (striker)

Striker merupakan posisi pemain yang paling dekat dengan gawang lawan karena tugasnya untuk menciptakan gol bagi tim. Tiga hal yang dibutuhkan oleh striker adalah teknik, kecepatan, bakat, serta naluri dan konsentrasi yang tajam.

Nah, penyerang dibagi lagi menjadi dua, yaitu penyerang tengah dan juga penyerang sayap. Penyerang tengah (center-forward) berada di dekat gawang lawan dan bertugas untuk mencetak gol.

Sementara itu, penyerang sayap (wings-forward) merupakan pemain yang memiliki peran mencetak gol dan menyerang dari sektor sayap atau samping lapangan.

3. Gelandang (midfielder)

Seorang gelandang atau midfielder memiliki tugas untuk menghubungkan bek dengan penyerang untuk mencegah serangan lawan mencapai pertahanan. Posisi ini juga bertugas menggiring bola kepada penyerang saat tim berada dalam mode serangan.

Dari tugasnya, pemain posisi gelandang akan menggunakan lebih banyak tenaga ketimbang posisi lain. Nah, posisi gelandang dibagi lagi menjadi empat, yaitu gelandang bertahan, gelandang tengah, gelandang serang, dan gelandang sayap.

Sesuai dengan namanya, gelandang bertahan berada di belakang garis pertahanan dan bertugas untuk mencegah bola mencapai garis pertahanan sehingga bola tidak masuk ke gawang tim.

Gelandang tengah ditempatkan di tengah lapangan dengan tugas utamanya menjaga sektor tengah, mengatur ritme permainan, membantu pertahanan tengah dan sayap, membuat peluang gol untuk penyerang serta menghentikan serangan lawan.

Gelandang serang merupakan otak dari sebuah kesebelasan tim. Oleh karena itu, pemain posisi ini harus terampil menciptakan pola strategis dan memiliki keterampilan mengendalikan bola.

Gelandang sayap memiliki peran yang hampir sama dengan gelandang serang, hanya letaknya di pinggir kanan atau kiri lapangan.

4. Bek (defender)

Defender atau bek menempati posisi di belakang dan berperan untuk membantu kiper mencegah gol dari tim lawan. Ada dua macam posisi bek, yaitu bek tengah dan bek sayap yang masing-masing ditempati oleh dua orang.

Bek tengah bertugas untuk menjaga daerah tengah pertahanan. Pemain yang berada dalam posisi ini harus memiliki kemampuan menyundul yang baik untuk membantu mencegah serangan saat terjadinya tendangan bebas.

Bek sayap posisinya berada di paling belakang kanan atau kiri lapangan dan bertugas menjaga daerah pertahanan sayap. Sesekali, mereka juga membantu menyerang saat mode serang. Dari semua posisi, posisi bek sayap membutuhkan paling banyak tenaga.

5. Penyapu (sweeper)

Posisi sweeper adalah posisi dimana pemain harus terus bergerak untuk menutupi setiap lubang yang terjadi di pertahanan. Posisi ini terletak di belakang garis pertahanan, tepatnya di depan penjaga gawang atau kiper.

Posisi ini sudah tidak lagi digunakan, walaupun dulu sempat popular di Italia.

Teknik Dasar Sepak Bola

Seperti cabang olahraga lainnya, permainan sepak bola pun memiliki teknik dasar yang harus diikuti oleh pemain. Apa saja yah kira-kira? Kita simak dulu yuk materi teknik dasar permainan sepak bola!

1. Teknik menendang bola

Menendang bola merupakan teknik dari permainan sepak bola yang paling dominan. Tujuan dari menendang bola adalah mengumpan dan menembak ke arah gawang. Menendang dapat menggunakan kaki bagian dalam, luar, dan punggung kaki.

Menendang dengan kaki bagian dalam dan luar digunakan untuk mengumpan jarak pendek. Sementara itu, menendang dengan punggung kaki digunakan untuk menembak ke gawang.

2. Teknik menghentikan atau mengontrol bola

Menghentikan bola bertujuan untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan, dan juga memudahkan untuk mengumpan. Menghentikan bola dapat dilakukan dengan kaki, dada, maupun paha.

3. Teknik menggiring bola

Menggiring bola berarti menendang secara terputus-putus atau pelan yang bertujuan untuk mendekati jarak ke sasaran, melewati lawan, serta menghambat permainan.

Beberapa jenisnya adalah speed dribbling dimana pemain menggiring bola dengan berlari danclosed dribbling yaitu pemain menggiring dengan saksama. Selain itu, menggiring juga dapat menggunakan punggung kaki, kaki bagian dalam dan luar.

4. Teknik menyundul bola

Menyundul bola berarti memukul bola dengan dahi pemain. Teknik ini digunakan ketika pemain tidak dapat menggapai bola yang terlalu tinggi serta untuk membobol gawang lawan.

5. Teknik menjaga gawang

Menjaga gawang merupakan sebuah teknik yang dilakukan oleh kiper untuk mencegah lawan memasukan bola ke dalam gawang tim yang bisa menyebabkan gol.

6. Teknik merampas bola

Merampas atau merebut bola merupakan teknik yang harus digunakan ketika ingin merebut bola dari kaki lawan.

Teknik ini merupakan teknik pertahanan dari serangan lawan. Oleh karena itu, pemain perlu membaca pergerakan lawan.

7. Teknik lemparan ke dalam

Teknik ini akan digunakan apabila dalam pertandingan bola keluar dari sisi kanan atau kiri lapangan. Untuk melakukan teknik ini, pemain perlu melemparkan bola dengan kedua tangan dengan posisi kedua tangan di belakang kepala.

Aturan Permainan Sepak Bola

Sama dengan cabang olahraga lain, tentunya permainan sepak bola memiliki peraturan yang harus diikuti oleh semua pemain.

Hal ini tentunya diberlakukan untuk menjaga ketertiban selama permainan. Yuk, kita lihat ulasan lengkap peraturan permainan sepak bola!

Lapangan Sepak Bola

Seluruh wilayah dalam garis lapangan adalah bagian dari area permainan dan pelanggaran yang dilakukan di dalam area pertahanan tim (18 yard atau 16,5 meter) dapat menghasilkan tendangan penalti.

Bola harus sepenuhnya melewati garis gawang di antara dua tiang gawang agar terjadi gol yang sah dan bola harus benar-benar melewati garis lapangan untuk keluar dari area permainan.

Lanjut pahami di artikel Berikut : Ukuran lapangan sepak bola

Lama Pertandingan

Durasi pertandingan dari sepak bola yang resmi adalah dua periode 45 menit, yang masing-masing dikenal sebagai babak. Waktu untuk istirahat di antara dua babak hanya selama 15 menit.

Waktu dalam permainan sepak bola dihitung secara terus menerus, tidak berhenti ketika ada bola keluar dari arena permainan ataupun ketika terjadi pelanggaran. Akhir dari pertandingan disebut full-time.

Apabila waktu 90 menit habis dan pertandingan belum menghasilkan pemenang, maka akan dilakukan pemberian tambahan waktu (extra time) dengan durasi 2 x 15 menit. Jika kedudukan masih sama, akan diadakan adu pinalti.

Pelanggaran

Pelanggaran pada permainan sepak bola bisa terjadi karena tackle yang terlalu keras, hands ball (ketika pemain atau kiper menyentuh bola dengan tangan atau bola tersentuh lengan, pergelangan tangan dan lengan atas saat dimainkan), mendorong lawan, dan lain-lain.

Pelanggaran juga dapat terjadi apabila pemain sengaja meludah, mengumpat, mendorong, membahayakan, mengganggu pergerakan penjaga gawang, dan melakukan berbagai tindakan tidak sportif lainnya.

Sanksi dari pelanggaran adalah wasit akan memberikan kartu merah atau kartu kuning. Kartu kuning merupakan bentuk peringatan keras pada pemain, sementara kartu merah berarti pemain harus keluar lapangan. Dua kartu kuning sama dengan satu kartu merah.

Apabila terjadi pelanggaran, wasit juga akan memberikan konsekuensi kepada tim lawan yaitu berupa tendangan bebas langsung, tidak langsung, dan juga tendangan penalti.

Wasit dan Petugas Pertandingan

Wasit merupakan pengatur pertandingan di lapangan yang memiliki hak penuh terhadap seluruh pemain dan pelatih sebuah tim selama pertandingan. Wasit juga memiliki perlindungan penuh dari FIFA serta memiliki peluit untuk menandakan mulai atau berhentinya permainan.

Selain wasit, ada hakim garis dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan. Hakim garis bertugas untuk membantu wasit memimpin jalannya pertandingan. Hakim garis memiliki wewenang untuk memberikan saran pada wasit atas hal yang terjadi dalam pertandingan.

Sementara itu, petugas terakhir bertugas untuk mencatat semua waktu yang sempat terhenti selama pertandingan berlangsung dan memberikan informasi mengenai tambahan waktu di akhir setiap babak.

Baca juga: Sejarah Bulu Tangkis, Asal Usul dan Peraturannya

Sepak bola merupakan sebuah cabang olahraga yang terkenal di dunia dan Indonesia. Untuk pertama kali di dunia, sepak bola berasal dari China dan dimainkan di kancah internasional sebelum masuk ke Indonesia.

Ada beberapa teknik yang harus dikuasai oleh pemain dan juga beberapa peraturan yang harus diikuti dalam permainan sepak bola.

Secara singkat, itulah sejarah sepak bola yang patut dipelajari.