Pentingnya Bahasa Arab Sebagai Bahasa Komunikasi Internasional

Teman-teman pasti tidak asing dengan istilah sok inggris, betul kan ??? Nah terkecuali fenomena ini kita renungkan, ternyata adalah dampak berasal dari begitu dekat nya penduduk kita dengan bahasa internasional yang satu ini.

Nah sebagai pecinta Bahasa Arab mungkin kita menjadi berpikir, loh kok nggak pernah kita nemuin netizen mengfungsikan istilah sok arab. Hmmmm kenapa ya ??? Apa karena Bahasa Arab kurang keren ? Apa karena budaya nya kurang mendunia ? Atau karena kita belum tau pentingnya Bahasa Arab sebagai Bahasa Internasional nomer 2 di dunia.

Yuk baca artikel ini sampai selesai biar kita serupa serupa tau dan sadar bahwa pentingnya bahasa arab dan urgensi mempelajarinya adalah setangah berasal dari agama Islam dan fasilitas menuju Go International ! Berikut ini tersedia 5 poin perlu untuk menjawab pertanyaan apa sih pentingnya Bahasa Arab sebagai Bahasa Komunikasi Internasional !

 

ALAT UNTUK MERAUP LEBIH BANYAK UANG

Sekarang, setiap orang berkesempatan, apalagi saling curi kesempatan untuk mampu merubah satu serupa lain. Hingga mendapatkan gelar, sebutan, icon spesifik yang mampu dijadikan rujukan bagi khalayak umum untuk suatu bidang. Mari kita memandang secara luas, sekarag ini anak kecil sampai lansia berlomba-lomba go public dengna sosial media. Contohnya Deddy Corbuzier yang dijuliki Father of Youtube Indonesia yang pandai mengorek-orek tamu podcastnya. Adalagi Rafathar yang terasa merambah Youtube dengan meluncurkan kanal terpisah berasal dari Rans Entertainment. Adapula Si Mbah dan Penguk berasal dari Kendal yang berkolaborasi membawa dampak konten humor.

Ini menarik ya, pasti adanya fenomena ini karena penduduk kita dimudahkan untuk meraup rupiah.Lalu apa kaitannya dengan pentingnya Bahasa Arab sebagai Bahasa Komunikasi Internasional ??? Tentu tersedia ya kawan teman. Bagi kawan kawan yang sudah mempelajari Bahasa Arab dan sadar akan pentingnya Bahasa Arab kawan kawan mampu memulai kanal dengan konten Bahasa Arab untuk pelajar Indonesia, maupun pelajar Arab yang belajar Bahasa Indonesia dengan mengikuti kursus bahasa arab pare.

Simple bukan ? Berbekal studio seadanya dan editing skill yang gampang dipelajari, asalkan berkelanjutan dan sabar, meraup duwit berasal dari Youtube, Instagram, dan Facebook bukan kembali sebuah dambaan belaka. Wow seru ya !!! Mau tau fakta lebih elegan terkait pentingnya Bahasa Arab sebagai Bahasa Komunikasi Internasional ??? Tentunya lebih berkelas dibandingkan sekedar menjadi Youtuber ataupun Selebgram ya !!!

Dalam sebuah web site yaitu phdstudies.com menyebutkan bahwa Negara-negara Arab semakin nampak dan naik grafik peningkatan ekonominya baik import maupun eksport. Sedangkan negara-negara Eropa dan penutur Bahasa Inggris memerlukan orang yang mahir Bahasa Arab untuk menjalin kerja serupa dengan negara-negara Arab sedini mungkin. Hey !!! terbayang bukan ??? Kalau kita menjadi satu satu nya orang yang pandai Bahasa Arab dan dikasih banyak job ?, pasti banyak termasuk duwit yang mampu kita dapatkan.

Bagaimana ? Semakin terasa bahwa pentingnya Bahasa Arab serupa pentingnya dengan skill lain untuk mendapatkan pekerjaan bukan ? Kita termasuk harus tau terkecuali negara-negara Arab tengah didalam sistem mereformasi dan mendiversifikasi ekonomi mereka. Regulasi bisnis diperbaiki untuk membawa dampak ekonomi lebih kompetitif dan untuk menarik pengusaha. Di Teluk Arab, misalnya, investasi besar dilakukan di bidang-bidang seperti konstruksi, keuangan, telekomunikasi dan pariwisata.

Pentingnya Bahasa Arab sebagai Bahasa Komunikasi Internasional termasuk menopang penutur Arab yang bukan penduduk Arab mendapatkan bervariasi pekerjaan seperti instruktur bahasa, penerjemah, juru bahasa, dosen, dan karyawan bisnis dan perdagangan dwibahasa.

 

CUKUP SATU BAHASA, BISA TRAVELING KE PULUHAN NEGARA

Banyak penelitian yang mengutarakan bahwa Bahasa Arab semakin perlihatkan taring nya sebagai Bahasa Komunikasi Internasional yang pantas di elu-elu kan oleh banyak pecinta nya maupun khalayak umum. Ditemukan angka 300 juta penduduk dunia bicara didalam Bahasa Arab. Tentu angka yang menakjubkan termasuk karena termasuk 20 negara adalah penutur Bahasa Arab.

Kalau kita cermat, ini bukan sekedar angka ya teman-teman, melainkan kesempatan untuk menjelajah lebih luas beraneka negara di dunia, padaha kita cuma harus mempelajari satu bahasa saja. Catat yaaa 22 negara yang mampu kita jadikan tujuan traveling tanpa dibayangi rasa risau akan bahasa, terkecuali Bahasa Arab selanjutnya : Aljazair, Bahrain, Chad, Komoro, Djibouti, Mesir, Irak, Yordania, Kuwait, Libanon, Libia, Mauritania, Maroko, Oman, Qatar, Arab Saudi, Somalia, Sudan, Suriah, Tunisia, Uni Emirat Arab, Yaman. Jadi, terasa saat ini jangan malas belajar bahasa onta yaa, karena Pentingnya Bahasa Arab sebagai Bahasa Komunikasi Internasional serupa dengan kemudahan berjelajah ke 22 negara yang sudah disebutkan diatas.

 

GERBANG UNTUK MENDOBRAK HASANAH ILMU PERADABAN ISLAM

Kebanyakan berasal dari kita begitu mengelu-elukan dan menjadikan Barat sebagai acuan kemajuan dengan segala inovasi dan kecanggihannya, padahal terkecuali kita belajar sejarah, Islam dan negara-negara nya lebih pernah maju dan menguasai dunia ketimbang Eropa. Berkaca pada Andalusia dan Turki dengan kesuksesannya sebagi negara Islam dengan kemajuan dan kemakmuran pada masanya, kita pasti tidak boleh melepaskan begitu saja Pentingnya Bahasa Arab sebagai Bahasa Komunikasi Internasional. Kemajuan Eropa pasca renaisans (masa kebangkitan) pada dasarnya segala substansi ilmu yang dimiliki adalah hasil temuan berasal dari peradaban Islam terdahulu.

Sebagai contoh, didalam dunia kedokteran, untuk penyakit dan keluhan kesehatan yang tetap belum terkuak obat nya, kebanyakan kita langsung merujuk ke lembaga kesehatan degan basis Barat seperti yang Inggris dan Singapur. Padahal, alat medis dengan segala keunikannya adalah hasil temuan Ibnu Sina, seorang ilmuwan Islam yang karyanya pernah di rampas Barat.

Itu sekedar sedikit contoh, bgitu banyak hasanah ilmu yang tetap tertidur dan menanti untuk diungkap dan diakui kehebatannya. Dan perihal selanjutnya akan terlampau efisien terkecuali membicarakan literatur Arab yang berbahasa Arab, nah berasal dari sini kita terasa berpikir bukan ??? Jika kita mampu berbahasa Arab, kita mampu menguak rahasia keilmuan Islam maupun hasanah histori Arab, kita mampu mengumpulkan kemampuan muslim, dam kita gaungkan nama Islam, berasal dari sini mananya kita tidak menyebut perihal selanjutnya adalah jihad ??? Pastikan terasa besok kita sungguh sungguh belajar Bahasa Arab sebagai investasi skill Bahasa Komunikasi Internasional yaaa??!

 

JADI AMBASADOR NILAI BUDAYA ANTAR NEGARA

Baik kita adalah penduduk asli Arab maupun penduduk non Arab yang mahir berbahasa Arab, kemampuan selanjutnya adalah gerbang untuk memandang dunia lebih luas dan mendapat banyak nilai-nilai ilmu berasal dari situ. Selama ini kita menghiraukan pentingnya Bahasa Arab karena jujur saja, Bahasanya Firaun ini kurang tenar. Padahal histori Arab adalah histori termasuk didalam kumpulan histori durasi panjang di dunia. Ditambah pula dengan citra negatif yang selama ini kita dengar berasal dari b=berbagai media.

Hal ini terungkap oleh seorang pengamat Bahasa dan Budaya Arab asal Barat yang menyebutkan “Selain punyai eksposur yang terbatas pada budaya Arab yang sebenarnya, orang Barat di sajikan dengan stereotip negatif satu dimensi berasal dari orang-orang yang berbahasa Arab melalui sarana berita, film Hollywood, dan sumber lainnya. Di saat yang sama, moment di Timur Tengah merubah kehidupan sehari-hari kita.

Ketergantungan pada citra palsu dan dangkal seperti itu mampu membawa dampak ketidakpercayaan dan miskomunikasi, ketidakmampuan untuk bekerja sama, bernegosiasi, dan berkompromi, dan mungkin apalagi pada konfrontasi militer. Mereka yang belajar bahasa Arab mendapatkan wawasan yang lebih didalam tentang nilai-nilai budaya, politik, dan agama yang memotivasi orang-orang didalam budaya tersebut.”

Padahal terkecuali kita singgah langsung dan merasakan hasanah yang tersedia di negara-negara Arab, pasti kita banyak menemukan ketakjuban. Sebagi semisal fenomena penyerapan beberapa kata didalam Bahasa Inggris berasal dari Bahasa Arab (Camel, Catton, Lemon), kuliner yang kaya akan rempah, seni sastra yang seolah olah kata kata selanjutnya tengah bicara dengan jiwa terdalam kita.

Hal semacam itu diungkapkan seorang pelajar beasiswa asal Eropa yang belajar di Arab, selanjutnya kutipannya “[Itu] adalah bagian dunia yang terlampau bersemangat dan dinamis. Seringkali, satu-satunya liputan yang kita memandang terlampau menyedihkan atau penuh kekerasan [atau] tragis. Dan itu adalah citra yang terlampau mendambakan kita hilangkan, dengan mengajak orang untuk terlibat dengan aspek lain [dari budaya Arab].”