Indonesia Termasuk, Inilah Pengertian dan Ciri-ciri Negara Berkembang

Indonesia-India Siap Pamerkan Kehebatan Negara Berkembang pada G20

Negara berkembang adalah sebuah istilah yang digunakan dalam pengelompokan kesejahteraan atau perekonomian negara di dunia. Sebenarnya, tidak ada definisi berkaitaan dengan negara maju dan berkembang jika dilansir dari situs World Trade Organization.

WTO merupakan satu-satunya organisasi internasional global yang berurusan dengan aturan perdagangan antar negara. Organisasi ini memiliki tujuan dalam membantu proses bisnis tiap negara, berkaitan dengan produksi barang atau jasa, eksport, maupun import.

Biasanya, pengumuman atau pernyataan negara berkaitan dengan termasuknya mereka dalam negara maju ataunegara berkembang ditentukan oleh negara itu sendiri. Akan tetapi suatu negara yang menyatakan diri sebagai negara berkembang, harus bisa menerima tanggapan dan pertentangan dari negara lain berkaitan dengan keputusan tersebut.

Dari 164 negara yang menjadi anggota dari WTO, sekitar dua pertiga nya adalah negara-negara berkembang. Mereka memiliki peran yang cukup penting dan aktif dalam organisasi ini. Bahkan, keberadaan mereka juga menjadi lebih penting dalam ekonomi global dan pandangan perdagangan sebagai alat vital dalam pembangunan berkepanjangan.

Anggota WTO yang menyatakan diri sebagai negara berkembang tidak akan secara otomatis mendapatkan manfaat dari skema preferensi sepihak dari beberapa anggota negara maju. Dalam praktiknya, preferensi tersebut diputuskan oleh negara maju berkaitan dengan negara berkembang yang akan mendapat manfaatnya.

Ada beberapa ciri dari pengkasifikasian negara berkembang, berikut ini adalah beberapa diantaranya seperti yang dirangkum oleh Fortune Indonesia: Media Bisnis dan Ekonomi!

  1. Tingkat pendapatan perkapita yang rendah

Nilai rata-rata pendapatan penduduk dalam suatu negara disebut sebagai pendapatan perkapita. Untuk menghitung pendapatan perkapita, bisa dilakukan dengan membagi pendapatan nasional dengan jumlah penduduk di negara.

Negara yang memiliki pendapatan perkapita yang rendah disebut dengan negara berkembang. Faktanya, hampir separu dari negara di dunia tergolong dalam negara berkembang.

  1. Angka kelahiran tinggi

Ciri lain dari negara berkembang adalah angka kelahiran yang relatif tinggi, sehingga membuat negara tersebut berpenduduk banyak. Banyaknya penduduk di suatu negara tentu saja akan berkaitan juga dengan pendapatan perkapita yang telah disebut sebelumnya.

Kurangnya sosialisasi keluarga berencana adalah salah satu alasan mengapa pertumbuhan penduduk tinggi di negara berkembang. Selain itu, pernikahan dini dan rendahnya tingkat pendikan juga cukup berpengaruh.

  1. Tingginya angka korupsi

Masalah paling dasar mengapa negara tidak bisa mendapatkan kemajuannya adalah perbuatan korupsi yang mengakar dalam pemerintahan. Tingkat korupsi di negara berkembang biasanya memang cenderung lebih tinggi daripada negara maju.

Perbuatan korupsi tentu saja akan berdampak buruk terhadap perekonomian negara, serta membuat negara tersebut sulit maju.

  1. Impor lebih banyak dari ekspor

Besarnya jumlah impor dibandingkan jumlah ekspor menjadi ciri lain dari negara berkembang. Impor biasanya dilakukan ketika negara mengalami keterbatasan teknologi dan keahlian hingga memerlukan barang dari negara lain.

Kegiatan impor tentu saja sama dengan ketika kita akan membeli barang di suatu toko, kita harus mengeluarkan biaya sesuai harga barang tersebut. Impor besar-besaran tentu saja akan berpengaruh buruk terhadap perekonomian negara.

  1. Budaya tidak disiplin

Ciri negara berkembang yang lain adalah sikap tidak disiplin yang membudaya di kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh ketidakdisiplinan yang merugikan negara adalah berkaitan dengan pembayaran pajak.

Masyarakat di negara berkembang biasanya cenderung tak acuh terhadap kontribusi mereka terhadap negaranya.

  1. Jumlah pengangguran tinggi

Jumlah pengangguran yang tinggi tentu saja akan berdampak buruk terhadap pendapatan perkapita. Oleh karena itu, hal ini juga merupakan salah satu ciri negara berkembang yang bisa diketahui.

  1. Tingkat pendidikan rendah

Tingkat pendidikan dengan jumlah pengangguran sepertinya merupakan suatu pasangan yang tidak bisa dilepaskan begitu saja. Persaingan dunia kerja yang semakin ketat tentu saja mewajibkan orang harus mengambil pendidikan setinggi mungkin.

Negara maju tentu saja memiliki tingkat pendidikan masyarakatnya yang tinggi, sehingga mereka mampu bersaing dalam dunia kerja.