Gestun Bisa Dilakukan di Mana Saja

Masyarakat sudah tidak asing mengfungsikan jasa sarana gesek tunai atau gestun ‘terselubung’. Jasa ini dicari karena diakui tidak mahal dan praktis. Tinggal ketemu, duit cair.

Demikian diungkapkan Daniel, penyedia jasa sarana Gestun Online Terpercaya ‘terselubung’ saat bercerita kepada detikFinance, di kawasan mal Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Daniel mengatakan, nasabah tak perlu bingung terkecuali memerlukan duit cepat bersama dengan bunga rendah. Nasabah cukup membawa persayaratan yang diminta sesudah itu ketemu secara face to face sesudah itu duit yang diperlukan cair saat itu juga.

“Kita mudah saja, yang penting syaratnya bawa, KTP atau SIM terus kartu kreditnya ada, tinggal gesek terus cair,” ucapnya.

Belum tau proses prosedur secara detil? Bakal dijelaskan proses pertemuan sampai terjadinya transaksi.

Pertama, si nasabah menghubungi si penyedia jasa sarana gestun ‘terselubung’ via sms atau telepon. Setelah itu, buat kesepakatan pada ke-2 belah pihak untuk pilih area pertemuan.

Setelah itu, ke-2 pihak bertemu secara langsung di area yang sudah ditentukan. Untuk informasi, jasa sarana gestun ‘terselubung’ ini kebanyakan dikerjakan cuma si nasabah dan si penyedia jasa sarana gestun saja di area yang sebenarnya sudah direncanakan, jarang sekali yang dikerjakan di tempat-tempat resmi layaknya gerai product X dan sebagainya.

“Kita kebanyakan langsung ketemu saja, terserah dimana, enggak tersedia toko spesifik atau area spesifik untuk transaksi ini, yang penting kan tersedia kartu kreditnya,” kata Daniel.

Setelah bertemu, si nasabah diminta membuktikan kartu kredit yang dimaksud dan menyatakan berapa nominal duit yang bakal ditarik sesudah itu disebutkan besaran bunga atau ‘fee’ untuk transaksi gestun ini. Dalam hal ini, fee yang dipatok adalah 2,3%-2,5%.

“Kita kebanyakan kasih bunga 2,5%, seutuhnya mirip untuk semua jenis kartu kredit. Khusus untuk Bank Mega lebih mahal sampai 3,5%, saya terhitung enggak menyadari berasal dari sananya,” terangnya.

Sebelum lakukan transaksi, si nasabah diminta membuktikan KTP asli dan menyerahkan fotokopi KTP. “Identitas KTP perlu sesuai bersama dengan identitas di kartu kredit. Tidak boleh diwakilkan. Kalau pun diwakilkan ya selalu perlu bawa KTP asli buat bukti terus kasih isyarat tangan,” paparnya.

Terakhir, sesudah transaksi ‘deal’ kartu kredit nasabah di gesek ke mesin yang sudah dibawa si penyedia jasa sarana gestun ‘terselubung’ sesudah itu kartu kredit dan bukti transaksi diserahkan ke nasabah bersangkutan, duit cair. “Terserah uangnya sudi dikasih secara tunai atau ditransfer ke rekening nasabah. Tapi kebanyakan banyaknya sih ditransfer biar aman,” katanya.