Dunia Bisnis

Penginapan
Informasi, Tips Trik

Cara Memilih Penginapan di Saat Pandemi

Tips Jitu Memilih Penginapan Saat Pandemi

Berlibur di periode wabah masih bisa dikerjakan seandainya pelancong patuhi prosedur kesehatan yang berjalan. Tidak mengganti langkah pelancong berekreasi, tiap orang pasti pilih penginapan saat sebelum tiba ke tujuan rekreasi. Tetapi, di periode wabah tentu saja langkah pilih penginapan itu harus lebih jadi perhatian.

Lantas, bagaimana triknya agar mengenali satu penginapan itu pas untuk ditempati sepanjang berlibur di periode wabah? Rekreasi dalam Kota Saja Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia Maulana Yusran memberi beberapa tips spesial untuk pelancong yang pengin pilih penginapan yang pas waktu wabah

 

1. Yakinkan penginapan menerapkan prosedur kesehatan

Panduan pertama yang diberi Maulana ialah beberapa pelancong harus dapat pastikan jika penginapan itu sudah mengaplikasikan prosedur kesehatan. Triknya, kamu dapat pastikan waktu mengontak penginapan lewat telephone. Kamu bisa juga menyaksikan account sosial media dari tempat penginapan itu.

Yakinkan jika prosedur kesehatan itu telah ditayangkan lewat sosial media penginapan itu. “Percaya dahulu jika penginapan itu telah lakukan atau mempunyai prosedur kesehatan. Itu paling penting. Kita dapat saksikan dari publisitasnya mereka,” kata Maulana , Kamis (24/9/2020). Dia meneruskan, sekarang ini rerata seluruh hotel mempunyai publisitas mengenai implementasi prosedur kesehatannya.

2. Jangan segan untuk bertanya pada pihak penginapan

Panduan ke-2 , dia merekomendasikan supaya pelancong atau tamu bisa menanyakan ke penginapan mengenai hal apa saja berkaitan Covid-19. “Selaku customer, kita harus juga banyak menanyakan dahulu. Pertanyaan itu tujuannya ini, sudahkah sesuai yang mereka harapkan. Baiknya ditanyakan cocok pada awal,” kata Maulana.  Tidak perlu sangsi atau cemas pertanyaanmu tidak dijawab, Pihak petugas hotel pasti memberi jawaban terbaik buat layani calon tamu. Pihak hotel pasti juga benar-benar memerlukan hadirnya beberapa tamu di periode wabah ini. Oleh karenanya, sudah tentu mereka akan memberi jawaban atas semua pertanyaan yang kamu sampaikan di saat proses pemesanan.

 

Penginapan

3. Mengenali lingkungan di sekitar penginapan

Maulana meneruskan, satu perihal yang tidak kalah penting yang perlu jadi perhatian pelancong atau calon tamu hotel ialah mengenali arah dari pesan atau bermalam di hotel. Menurutnya, hotel itu mempunyai dua peranan yaitu tempat bermalam atau tempat liburan.

Pelancong atau calon tamu bisa mengenali maksudnya ke hotel lebih dulu saat sebelum pesan kamar. Hotel kan punyai dua peranan kan. Ada hotel yang mereka perannya selaku tempat bermalam saja. Jika tempat bermalam saja, panduan pertama hanya itu cukup,” tutur Maulana.

4. Menaati semua aturan yang berlaku di area penginapan

Jika kamu mempunyai arah tiba ke penginapan untuk liburan, lebih ia, pasti semakin banyak pertanyaan yang dapat dikatakan ke faksi hotel. “Misalkan tanya, apa-apa saja sarana yang dapat digunakan. Sebab kan tidak seluruhnya dalam periode keadaan saat ini sarana bisa dibuka,” tambah Maulana.

Dia memberikan contoh sarana spa di hotel yang tidak seluruhnya wilayah meluluskan untuk dibuka dulu. Benar ada bermacam ketentuan yang lain di tiap wilayah untuk menahan penebaran Covid-19 terutamanya dalam tempat hotel. Jika satu hotel berada di zone hijau, umumnya ada banyak sarana yang masih dibuka dengan prosedur kesehatan. Tetapi dalam tempat seperti Jakarta yang sekarang ini Limitasi Sosial Bertaraf Besar (PSBB), beberapa sarana hotel ada yang ditutup.

Disamping itu, ada pula ketentuan wilayah setiap yang menyarankan orang tidak untuk masuk wilayahnya beberapa waktu. “Tempo hari Jawa Barat misalkan, orang DKI jangan ke situ. Nah itu harus dipertegas ke faksi hotel juga. Janganlah sampai telah perjalanan selanjutnya diminta pulang,” kata Maulana.

5. Mengenali proses sarapan yang ada di penginapan

Pada periode penyesuaian rutinitas baru, ada banyak perombakan di hotel misalkan dalam ketentuan atau service makan pagi. Dia memberikan contoh, beberapa hotel di Jakarta pada periode PSBB layani makan pagi dengan mengirim minuman dan makanan ke dalam ruang tamu. “Breakfast-nya seperti apakah dahulu. Jika di Jakarta kan kita dapat nginap, tetapi breakfast-nya diantar ke kamar. Beberapa hal yang perlu ditanyakan, sebab tiap wilayah mempunyai ketidaksamaan penentuan,” ikat Maulana.