Dunia Bisnis

cerita rakyat pendek
Others

Asah Kemampuan Storytelling dari Cerita Rakyat Pendek

Kebiasan bercerita dan membaca cerita rakyat pendek memiliki hubungan yang biasanya berbanding lurus. Semakin sering membaca cerita maka kemampuan bercerita akan meningkat. Kemampuan bercerita ini sangat dibutuhkan dalam berbagai aspek, misalnya dalam dunia profesional bisa untuk marketing dalam strategi penjualan, copywriting dengan penulisan iklan soft selling, content creating, peneliti dalam mengemukakan ide, dan masih banyak lainnya.

Keterampilan bercerita atau story telling bisa diasah dan dikembangkan, bukan berdasarkan berbakat atau tidak, tapi seberapa banyak latihan dan jam terbang praktiknya.

Mengasah kemampuan story telling dari cerita rakyat yang dibaca

cerita rakyat pendek 2

Storytelling berasal dari bahasa inggris yang jika diterjemahkan merupakan bercerita atau menyampaikan cerita. Meski dari bahasa inggris, kemampuan ini bisa juga diterapkan pada teks berbahasa Indonesia atau cerita dari Indonesia.

Latihan story telling atau bercerita bisa dilakukan menggunakan cerita rakyat pendek yang dipahami. Caranya dengan membuat jadwal latihan dan konsisten berlatih di jadwal yang sudah dibuat.

Ada banyak manfaat dari mengembangkan kemampuan ini, yaitu,

Melatih kemampuan berbicara

Tentu saja, bagi anak-anak, bercerita bisa meningkatkan kemampuan berbicara dan menambahkan kosa kata baru. Selain itu, bercerita juga bisa mengasah fokus dan kemampuan memahami dengan lebih baik.

Bercerita pada anak, bisa melatih untuk membiasakan menyampaikan apa yang ingin disampaikan dengan lebih jelas. Dengan begitu, komunikasi yang baik akan terjalin oleh orangtua dan anak serta menghindari konflik kesalahpahaman dalam berkomunikasi.

Memudahkan proses penulisan cerita

Bagi penulis, kemampuan bercerita yang baik akan memudahkan dalam proses penulisan naskah fiksi, baik itu naskah skenario, novel, cerpen, dan lain sebagainya.

Namun, bukan hanya fiksi, penulisan nonfiksi pun perlu ada campur tangan bercerita yang baik untuk menyampaikan ide, gagasan, atau penelitian yang akan dibuat.

Metode marketing softselling atau covertselling

Bagaimana perasaan Anda jika ada orang yang tiba-tiba menawarkan berbagai produk dengan gamblang ketika Anda sedang fokus bekerja atau sedang santai berselancar di dunia maya maupun nyata? Jika jawaban Anda kesal atau terganggu, wajar … karena memang kebanyakan orang tidak suka di “jualin”. Alasan lainnya karena banyak orang berselancar ke dunia maya untuk mencari informasi atau hiburan, bukan mencari barang yang ingin dibeli. 

Dari beberapa alasan di atas, maka teknik bercerita dalam marketing sangat dibutuhkan. Teknik yang baik akan memberikan output iklan yang tidak mengganggu dan nyaman untuk dibaca.

Melatih percaya diri

Manfaat ini bisa dirasakan anak-anak maupun profesional. Bercerita secara langsung maupun melalui media tertentu tetap bisa untuk melatih rasa percaya diri.

Mengenal cerita dari daerah dan budaya lain

Ini berkaitan dengan pencerita sebagai ajang menceritakan kisah dari negara atau daerah lain, dengan begitu, maka wawasan tentang budaya akan bertambah.

Melatih pengucapan kata dalam bahasa asing atau dialek kedaerahan

Bukan tidak mungkin dalam cerita rakyat pendek  akan ditemuI dialek kedaerahan yang masih asing untuk diucapkan, dengan seringnya melakukan storytelling, maka aksen itu akan mudah untuk diucapkan.

Memudahkan dalam presentasi

Teknik bercerita juga bisa memudahkan dalam melakukan presentasi, baik itu di skala kecil seperti sekolah maupun lingkup besar seperti presentasi jurnal berskala internasional.

Bercerita memudahkan audience dalam memahami materi yang disampaikan, sehingga akan tercipta suasana presentasi yang baik.

Pada dasarnya, teknik bercerita ini bisa dilakukan oleh siapapun dengan lintas background pendidikan. Khusus untuk cerita rakyat pendek, informasi lengkapnya bisa Anda akses di wisatawan.id. Karena makna dari bercerita ini luas, maka jangan bosan belajar supaya kemampuan dan hal yang sudah Anda punya bisa semakin terasah.