Dunia Bisnis

Aqiqah
followers Instagram, Informasi, Internet

Aqiqah

Aqiqah

Banyak sudah mendengar bahkan sudah pernah melihat atau bahkan sudah melakukan yang namanya aqiqah . Nah biasanya aqiqah dilaksanakan untuk mengucap rasa syukur terhadap Allah SWT atas kelahiran putra putrinya. Setiap kelahiran seorang bayi kita sebaiknya bersyukur dengan cara berkurban bagi yang mampu . Aqiqah sendiri merupakan  tradisi umat islam untuk merayakan hari kelahiran anak bayi . Aqiqah sendiri memiliki beberapa pengeria, manfaat,dan hukumnya bagi kita ,jadi untuk itu mari kita bahas sebagai berikut ini:

A.Pengertian Aqiqah

Yang pertama adalah pengertian dari aqiqah, Secara bahasa Aqiqah ini memiliki arti “Memotong” yang berasal dari bahasa arab yaitu “al-qat’u”. Nah untuk menurut istilah sendiri aqiqah adalah Suatu proses atau kegiatan menyembelih hewan ternak pada hari ke tujuh bayi dilahirkan sebagai rasa syukur kepada Allah SWT.

Kemudian aqiqah ini biasanya dilakukan saat hari ke-7,ke-14 ,atau ke-21 setelah bayi lahir. Untuk bayi laki laki diwajibkan untuk memotong dua ekor kambing sedangkan untukbayi perempuan hanya memotong satu ekor kambing.

B.Hukum Melaksanakan Aqiqah

Untuk pelaksanaan aqiqah sendiri merupakan suatu ajaran dari Rasulullah SAW. Aqiqah mempunyai hokum yaitu hokum sunah dan  wajib.Secara Sunnah ,hukum aqiqah adalaj sunnah mu’akad yaitu sunah yang harus dilakanakan bagi yang mampudan wajib bag yang mampu.Dan bagi yang kurang mampu aqiqah bisa tidak dilaksanakan.

C.Keutamaan Aqiqah

Aqiqah memiliki bebrapa keutamaan bagikita yang melaksanakannya untuk anak anak kita ,nah berikut adalah beberapa keutamaan dari aqiqah :

1.Mendapat Pahala karena melaksanakan sunnah Rosul.

2.Menghilangkan kotoran dan penyakit.

3.Meningkatkan ibadah kepada Allah.

4.Mendo’akan sang bayi.

5.Meningkatkan rasa cinta social  sesama muslim.

D.Persiapan  dan Tata cara Aqiqah

Tata cara atau ketentuan aqiqah untuk anak laki laki maupun perempuan sebenarnya sama saja hanya  ada beberapa yang bebeda yaitu  jumlah hewan yang di sembelih saat untuk aqiqah .  Yaitu untuk anak laki laki menggunakan dua ekor hewan yang dikurbankan ,sedangkan untuk anak perempuan menggunakan  satu ekor hewan yang dikurbankan.

Berikut adalah tata cara aqiqah secara sunah :

1.Menyembelih Kambing

Untuk menyembelih kambing  kita harus membacakan niat dan berdo’a saat akan memotong kambing . Atau untuk lebih mudah lagi kita bisa memesan jasa aqiqah di tempat terdekat misalnya Aqiqah cilacap ,nah karena sekarang sudah zaman nya modern kita cukup memesan .

2.Memasak Daging Aqiqah

Yang kedua seperti biasa sebelum dibagikan kepada orang orang daging tersebut sebaiknya di masak terlebih dahulu .Dengan begitu akan menjadi mudah bagikita semua.

3.Membagikan dan Memakan Sebagian Daging Aqiqa

Nah untuk yang ketiga ini kita membagikan dan memakan sebagian  dari dari dagingaqiqah .Seperti biasa membagi daging aqiqah ini sama dengan memmbagi daging qurban. Tapi hanya saja daging aqiqah harus di masak terlebih dahulu jika sudah matang maka di bagikan dengan saudara ,keluarga,orang dekat baru sebagiannnya lagi untuk orang yang melaksanakan aqiqah.

4.Mencukur Rambut Dan memberikan Nakma saat Aqiqah

Yang ke empat ini mencukur rambut setelah itu memberikan nama , sebaiknya berikan nama yang baik dan itu merupakan hal yang sunah menurut para ulama.

5.Membacakan Do’a kepada Bayi Yang Melaksanakan Aqiqah

Selanjutnya adalah membacakan do’a kepada sang bayi agar terlindung dari godaan saiton, haljahat , dan kebencian.

E. Waktu Berlalunya Aqiqah

1.Hari ke-7

Kalangan Malikiyah berpendapat bahwa waktu aqiqah hanya sampai hari ke-7 pasca kelahiran. Jika hari ke-7 sudah berlalu maka ibadah aqiqah sudah tidak lagi berlaku.

2.Sampai anak usia baligh

Sedangkan Syafi’iyah, mereka membolehkan bagi orang tua melasanakan aqiqah anaknya hingga dia masuk usia baligh. Ini yang mustahabb.

Maka ketika telah masuk usia baligh, orang tua tidak lagi terbebani ibadah ini.

Akan tetapi anak itulah yang akan melaksanakan aqiqahnya sendiri jika mampu.

Demikian yang diriwayatkan dalam sebuah hadits, bahwa Rasulallah meng-aqiqahi dirinya sendiri ketika beliau sudah menjadi nabi.

Al-Imam an-Nawawi di dalam kitabnya Syarhu al-Muhadzab, mengatakan jika hadits tentang aqiqahnya Nabi untuk dirinya sendiri itu merupakan hadits bathil.

3.Sampai selesai masa nifas ibunya

4.Anak boleh mengaqiqahi dirinya sendiri kapan pun.

 

Nah itu dia penjelasan tentang aqiqah, selain dari sunnah Rosul ternyata dengan aqiqah kita juga bisa mendapatkan manfaatnya baik di dunia maupun di akhirat .Semoga penjelasandiatas bisa membantu kalian semuanya .