Dunia Bisnis

Bisnis

5 Tips Pakai Layanan Pay Later Supaya Nggak Buntung

“Beli sekarang, bayar belakangan”, slogan ini mungkin udah sering banget kita dengar akhir-akhir ini terutama sejak booming-nya layanan pay later dan cicilan tanpa kartu kredit. Mulai dari fintech sampai aplikasi e-commerce, masing-masing menawarkan layanan pay later yang keunggulannya sulit ditolak, terutama dalam hal promosi dan kemudahan bertransaksi. 

Saking sulitnya ditolak, pay later sangat berpotensi bikin kita besar pasak daripada tiang dan buntung karena mengejar promo yang nggak ada habisnya. Padahal, adanya layanan praktis seperti pay later atau cicilan tanpa kartu kredit kayak Kredivo dengan berbagai promosinya semestinya bisa bikin kita makin hemat, bukan sebaliknya. Selain kemampuan mengontrol diri, ada 5 hal lain yang bisa kamu lakukan kalau mau pay later yang digunakan bisa membawa untung, yaitu:

Cek dan gunakan promo yang sedang berjalan di merchant pilihan

Pay later itu sendiri bisa dibilang sudah menguntungkan karena kita bisa beli atau transaksi sekarang dan bayarnya nanti (30 hari kemudian). Ini bisa dijadikan penyelamat di saat darurat. Misalnya, makanan di rumah udah habis padahal gajian masih 3 hari lagi. Dengan pay later, kita bisa beli atau belanja bahan makanan dan bayar saat gajian. 

Penggunaan pay later bisa makin menguntungkan jika saat transaksi kita menggunakan voucher tambahan yang sedang berjalan di merchant. Misalnya, mau jajan KFC atau minuman boba, sebelum jajan kita bisa cek di aplikasi pay later apakah ada voucher khusus atau cashback untuk di merchant jajanan tersebut. Jadi, tagihan yang kita bayar nantinya akan lebih hemat. Kalau dalam bentuk cashback, maka pada transaksi berikutnya akan memotong nominal cashback sehingga kita nggak perlu keluar uang lagi. 

Batasi penggunaan pay later sesuai anggaran keuangan pribadi

Penggunaan pay later akan bikin boncos keuangan jika tidak dibatasi sesuai anggaran keuangan pribadi. Sebab, perlu diingat, kemudahan bertransaksi dengan pay later apalagi kalau limitnya masih banyak berpotensi bikin kita kecanduan. Maka dari itu, mulai sekarang, kamu perlu menentukan kuota berapa kali dalam seminggu kamu boleh pakai pay later buat belanja atau jajan. Sesuaikan kuota ini dengan anggaran keuangan yang sudah dibuat. Misalnya, uang jajan minggu ini cuma Rp200.000, maka transaksi pay later yang kamu lakukan tidak boleh melebihi nominal tersebut. 

Manfaatkan program cicilan 0% atau transaksi yang tidak dikenakan bunga

Beberapa pay later ada juga yang bisa dipakai buat cicilan tanpa kartu kredit dengan tenor bervariasi. Salah satunya Kredivo yang memiliki program cicilan s.d 12 bulan dengan suku bunga hanya 2,6% per bulan. Saat ini, Kredivo juga sedang menjalankan program cicilan 0% yang berlaku di tanggal 11 – 13 Desember 2020 saat harbolnas nanti. Untuk transaksi tanpa bunga, Kredivo memiliki layanan bayar dalam 30 hari seperti halnya kartu kredit. Kamu bisa transaksi sekarang di merchant rekanan Kredivo dan bayar 30 hari setelahnya tanpa dikenakan bunga. 

Hanya gunakan cicilan tenor untuk kebutuhan yang sangat urgent

Mengingat cicilan dengan tenor butuh komitmen dalam hal pembayaran angsuran, sebaiknya jangan gunakan fasilitas ini untuk belanja hal remeh temeh dan konsumtif. Gunakan fasilitas cicilan tenor dari pay later untuk membeli barang yang sifatnya sangat penting atau kebutuhan yang urgent. Misalnya, baru menikah dan butuh kasur atau mesin cuci baru. Atau, HP yang biasa dipakai bekerja rusak dan perlu segera diganti agar kerjaan lancar. Untuk kondisi tersebut, cicilan tanpa kartu kredit bisa jadi penyelamat. 

Gunakan hanya 1 pay later dalam satu waktu

Ada banyak sekali perusahaan yang menawarkan layanan pay later. Tidak disarankan untuk kamu daftar atau punya lebih dari 1 akun pay later dalam satu waktu. Apalagi kalau akun-akun tersebut semuanya aktif digunakan untuk bertransaksi. Kalau mau kondisi keuangan tetap stabil dan nggak terganggu dengan tagihan pay later yang membludak, kamu perlu memilih 1 pay later terbaik yang bisa digunakan all in one