5 Hewan Unik yang Eksotik Epidemik Ciri khas Pulau Sokotra, Yaman

hewan Pulau Sokotra

hewan Pulau Sokotra Siapa yang sempat dengar Pulau Sokotra? Kemungkinan antara kamu ada yang sempat dengar atau justru tak pernah dengar tempat itu benar-benar? Pulau ini memiliki jarak sekitaran 80 km dari negara Somalia. Tetapi, Pulau Sokotra masuk ke daerah negara Yaman yang ada di Jazirah Arab atau mempunyai jarak sekitaran 380 km.

Pulau ini termasuk unik karena memperlihatkan kombinasi di antara tropis dan gurun. Selain itu, pulau ini simpan bermacam macam hewan epidemik yang tidak diketemukan pada tempat lain. Baca penjelasannya berikut!

1. Blue baboon tarantula

Pertama, ada blue baboon tarantula yang disebut hewan invertebrata yang unik asli dari Pulau Sokotra. Tarantula ini unik karena berwarna yang elok dengan kombinasi di antara putih, abu-abu, dan biru yang benar-benar menonjol.

Berdasar situs Animal Scene, ukuran binatang ini lumayan besar yang sanggup capai 10-12 cm. Disamping itu, mereka condong ada dalam tanah dengan kedalaman tertentu dan mempunyai mangsa khusus, berbentuk kecoak, jangkrik, dan serangga yang lain.

2. Socotra hamil

Socotra hamil sebagai burung epidemik dari Yaman dan Pulau Sokotra, yang masuk ke keluarga Emberizidae. Burung ini berhabitat di tempat subtropis dan tropis, khususnya pada padang sabana.

Sementara, ukuran termasuk kecil di antara 13-14 cm dengan berat 13-16 gr, sama sesuai data dari situs HBW. Makanan khusus burung ini ialah beberapa bijian yang ada di tanaman rumput.

Burung ini termasuk juga dalam kelompok nyaris terancam berdasar data dari IUCN red daftar. Menyusutnya komunitas burung ini karena ada kerusakan komunitas alaminya.

3. Socotran chameleon

Salah satunya hewan unik di Pulau Sokotra lain ialah socotran chameleon yang terhitung tipe reptil unik. Warna dari bunglon ini bermacam dengan corak yang memikat mata yang menyaksikannya.

Menurut situs Inaturalist, reptil ini mempunyai kekhasan dari alat pertahanan dianya, berbentuk suara yang benar-benar keras jika dia berasa terancam. Tetapi, kehadirannya makin terancam karena kerusakan lingkungan dan penyempitan komunitas hewan ini. Selain itu, bunglon ini masuk kelompok nyaris terancam menurut IUCN.

4. Egyptian vulture

Egyptian vulture terhitung tipe burung yang ada di Pulau Sokotra dan diketemukan di India sampai ke ujung timur Afrika. Berdasar dari situs 4vultures, ukuran burung ini sanggup capai panjang 58-70 cm dan bentang sayap yang capai 155-170 cm.

Disamping itu, mereka mempunyai panjang umur yang lumayan lama, yakni capai 37 tahun. Sementara, makanan khusus burung predator ini ialah bangkai, reptil, dan beragam mamalia kecil.

Tetapi, komunitas burung eksotik ini makin lama makin sedikit karena ada pemburuan, teracuni secara tidak menyengaja, atau menubruk tiang listrik. Menurut IUCN, burung ini terhitung kelompok dalam bahaya.

5. Socotra cormorants

Paling akhir ada socotra cormorants yang masuk ke tipe keluarga Phalacrocoracidae yang disebut burung laut. Burung ini bisa dijumpai di sejumlah tempat tidak cuman di Pulau Sokotra, tapi juga di Bahrain, Qatar, dan UEA.

Menurut situs HBW, ukuran burung ini lumayan besar, yakni panjangnya capai 76-84 cm; bentang sayap sejauh 102-110 cm; dan mempunyai warna yang kesemuaannya hitam.

Sementara, burung ini masuk ke kelompok terancam atau vulnerable berdasar IUCN red daftar. Hal itu disebabkan karena ada kerusakan lingkungan dan penyempitan komunitas khusus burung ini.

Nach, itu lah binatang-binatang unik yang berada di Pulau Sokotra. Walau bukan hewan epidemik Indonesia, kita perlu terus memberikan dukungan konservasi hewan di penjuru dunia, ya.