Dunia Bisnis

5 Cara Merawat Popok Kain yang Benar
Parenting

5 Cara Merawat Popok Kain yang Benar

Meskipun Anda merasa terbantu dengan promo popok bayi sekali pakai yang lebih praktis, tapi Anda harus tetap meminimalisir penggunaan terus menerus. Pemakaian popok sekali pakai saat bepergian bisa membantu Anda lebih fleksibel, kok. Jadi, pastikan Anda tahu kapan harus memakai diapers dan memberikan popok kain agar kulit anak bisa bernapas lebih leluasa.

Cara terbaik dalam mencuci popok kain

Memiliki stok popok kain di rumah bisa membantu penghematan biaya beli popok sekali pakai. Agar popok kain yang digunakan si kecil lebih awet dan tahan lama, pastikan Anda tidak sembarangan mencuci popok tersebut. Simak cara mencuci popok kain yang awet berikut ini!

1. Miliki wadah berbeda untuk popok bayi terkena urine dengan popok feses

Guna mencegah kerusakan pada kain, pastikan Anda punya dua tempat berbeda untuk membersihkan popok kain yang terkena feses dan urine. Hal ini berguna dalam mencegah popok yang terkena urine terkontaminasi bakteri dari feses si kecil.

2. Buang feses dalam popok kain

Buang feses terlebih dahulu, lalu mencuci popok kain. Jika popok memiliki pelapis sekali pakai, buang feses ke toilet dan liner bisa dibuang di tempat sampah. Jangan menunda tumpukan popok kain yang berisi feses penuh sebab Anda harus segera mencuci guna tidak menyebabkan penularan penyakit.

3. Merendam popok kain

Rendam popok kain yang telah terkena feses dengan air biasa saja atau boleh menggunakan deterjen asal kandungan sabun pembersih aman digunakan untuk bayi. Tujuan merendam popok kain berguna untuk menghilangkan noda atau kotoran yang masih menempel agar lebih mudah dicuci nanti.

4. Teknik pencucian

Mencuci popok kain yang terkena feses lebih direkomendasikan dengan tangan saja. Pasalnya, cucian bisa lebih bersih dengan kucekan tangan dibandingkan dengan mesin cuci. Jika Anda ingin hasil cucian lebih optimal dan bebas bakteri, bisa menambahkan air hangat untuk mencuci popok kain tersebut.

Bila Anda menggunakan mesin cuci, pastikan mengatur suhu air menjadi 60 derajat celsius saja dengan sistem penggilingan lembut atau soft. Hindari penggunaan detergen atau pelembut yang mengandung bahan kimia sebab rentan mengakibatkan kulit anak mengalami alergi atau iritasi.

5. Cara pengeringan

Setelah membilas popok kain dengan air mengalir sampai bersih, Anda wajib menjemur popok kain di bawah terik matahari. Panas dari matahari berfungsi mematikan bakteri yang mungkin masih tertinggal pada material popok.

Teliti bahan popok kain dan teknik pencucian yang benar agar popok si kecil bisa lebih awet dan tahan lama. Bila stok popok kain di rumah sudah menipis, gunakan produk diapers yang mudah didapatkan di pusat beli perlengkapan bayi. Penggunaan popok sekali pakai tidak menimbulkan masalah bila digunakan sesekali atau bepergian. Manfaatkan promo popok bayi untuk mendapatkan produk diapers dengan harga lebih terjangkau, tetap menjamin kualitas bahan aman digunakan si kecil sekarang juga.